Dukung Sumedi pada Kontes SEO astaga.com lifestyle on the net | semoga juara I

BLOG INI TELAH DIPINDAH KE BLOGGERPURWOREJO.COM



Jumat, 22 Februari 2008

Which one …Kutoarjo or Purworejo…?

On my previous article , may be you confused between Kutoarjo and Purworejo.
Well , here is the explanation :

Purworejo is the capital city of the region while kutoarjo is the second-largest town in the district . They are _12 km in distance _ a parted. City transports , intercity transports and inter province transports connect them for more than 10 hrs a day . At night “ojek” a motor cycle transport is an alternative . But if you do not pursue the time it is better you take overnight . See label hotel in this blog for searching hotel you want to stay in.

Illustration below shows public facility and infrastructure they have :

Facilities

Kutoarjo

Purworejo

Main bus station

-

Yes

Main train station

Yes

-

State of Intern’l school ( junior / SMP )

Yes

-

State of Senior High School ( SMA )

Yes

Yes

State of Tech. High School ( STM )

-

Yes

State of Econo. High School ( SMEA )

Yes

-

College / University

Yes

Yes

Hotels

Yes

Yes

Museum *

-

Yes

Public swimming pool

-

Yes

Shopping center

Yes

Yes

Hospital

Yes

Yes

* previously located in Kutoarjo

So , it doesn’t matter whether you visit Kutoarjo or Purworejo

Visit Purworejo 2008 , see you there !!!

[ SELENGKAPNYA ]

Senin, 11 Februari 2008

ReDesign in Progress Selesai (sementara)

Tampilan blog ini dalam masa perubahan, jadi mohon maaf kalau mungkin ada beberapa tampilan belum tepat. semoga tampilan menjadi lebih baik. betul? Komentar: ternyata tampilan memang lebih bagus.

Silakan dipakai buat komunikasi, usul, kirim salam, menulis berita, menulis artikel, publish foto, minta informasi, memberi informasi, mencari teman lama, mencari teman baru, ingin tahu tentang purworejo. Yah, semua tentang purworejo berirama. Blog ini adalah blog komunikasi blogger purworejo. Dan semua netter purworejo, di dimanapun berada.

For all purworejo citizen arround the world, visit this blog, you will find any information about blog and purworejo. Please participate on this blog by sending any information, story, news, foto, etc.

Viva Purworejo. Let go global.
[ SELENGKAPNYA ]

Rabu, 06 Februari 2008

Hijaumu Balut Luka Rinduku (2)



Perjalanan berlanjut kearah utara . Jalan ini adalah jalan utama Kutoarjo – Bruno , namun melaui jalur ini anda juga bisa menuju ke Kemiri atau Purworejo lewat jalur utara . Setelah kurang lebih perjalanan 1,5 km akan dijumpai sebuah jembatan kecil dan jalan simpang disebelah kiri. Pada hari – hari pasaran jembatan ini ramai oleh para pedagang memborong hasil ternak dan hasil pertanian warga sekitar. Sepuluh menit jalan kaki telusuri jalan desa yang beraspal tersebut membawaku memasuki Desa Tepuskulon. Untuk mencapai areal persawahan kita harus menerobos pemukiman warga. Maka akan nampak …………

Sebuah permadani hijau, sekilas membawa angan akan keagungan Sang Pencipta . Sejenak ku terdiam. Embun pagi asyik bermanja diujung daun – daun padi memantulkan spektrum pelangi . Samar terdengar jengkerik dan katak melanjutkan lagu malanmya , disambut ceria “prenjak “ disela pohon ubi dan kacang , sungguh kolaborasi tak beraturan namun membentuk musik bercita rasa tinggi. Jika cuaca cerah dikejauhan akan nampak jelas Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing menjulang mencakar langit.

Ku ayun kaki telusuri pematang dengan rumput masih basah oleh embun . Nyess ....... sejuk , segar ........ Ku coba sapa selamat pagi pada beberapa warga yang sedang menggarap sawah dan ladang . Masyarakat wilayah ini biasa membuat ladang ditengah sawahnya.

Tanpa penyuluhan tentang global warming pun , warga sudah menghijaukan lahan mereka . Bukti langkah nyata dalam rangka memerangi emisi.

Siang mulai beranjak , terik mulai menyengat , lara bathin terobati . Namun kini sedang kukenang.Sampai jumpa di salah satu daerah di kecamatan Butuh.......
[ SELENGKAPNYA ]

Selasa, 29 Januari 2008

How Do You Go to Purworejo ….? ( from Jakarta )

This article is intended as a guidance to those who rarely or in first time visiting Purworejo City From Jakarta, many transport methods linked to Purworejo Regency.

By Train
Ticket is available in business and economic class which scheduled twice a day , every morning and every evening . Sawunggalih Utama ( Kutoarjo home based train ) and Taksaka (Yogyakarta home based train ) leaving from Gambir Station for business tickets , while economic ones departed thru Pasar Senen Station .Peak season usually when school holiday on July and Idhul Fitri holiday. Please be careful about seat availability when your travel plan is on that time.

After taking about 8 hour-beautiful journey , you must get off at Kutoarjo Station the main train station in the district. Kutoarjo welcomes you visiting other sub-districts such as : Purworejo , Bayan , Kemiri , Grabag , Pituruh , Bruno , Butuh , Ngombol , Gebang , Bener , Banyuurip , Bagelen , Kaligesing ,Purwodadi , Loano , etc.


By Bus
You can take one of carrier which leaving for Yogyakarta, Solo , Magelang etc. But it needs more information must be drilled down if you are not familiar with trans –java road. Java has two main routes that are North Route and South Route in other side. Understand the difference before taking above method

For a simply method use a-Kutoarjo home based bus operator. P.O. Sumber Alam is an example. Their fleet departed thru Lebak Bulus, Cimone , Pulo Gadung , Kranji Bekasi , Ciawi Bogor. Please take a nearest distance from where you are. They offer either business or economic class tickets.

If you prefer like taking a night travel to a day , let the driver or co-driver to notice you whenever vehicle hits Kutoarjo in case you fall in asleep. Then you should get preparation because no more than fifteen minutes the vehicle will be parked at Purworejo bus station. Please speed up your getting-off , the bus stopped for about thirty minutes before leaving to Yogyakarta as a final destination. Now you can say “ Hello Purworejo..I am coming. Next, city transports will run you to a specific area you want to visit

By Driving a Car
This method possible you to organize time as you need. If driven by yourself please prepare a map, read more about last traffic situation. Avoid stopping at un-inhabited area or unusual for it. Suggested taking a rest at restaurant, fuel station, police post that easily found at a long the way of Jakarta - Purworejo. Fully pay attention on driving may be you will find yourroad crossed by rail way with insufficient protection.

But , it will be an advantage if you have a trusted-driver . Rental car company experience about this business , ask them to explain a safest trip to you .Slow down your speed whenever your eyes catch notes on banner “ Dawet Butuh “. It tells that you are entering to west bank boundaries of Purworejo District.Keep smiling because Purworejo’s starts to smile to you…..enjoy your ride…..

By Plane
Fastest trip method certainly . It is enable you have breakfast in Cilandak , Meruya, Sunter , Kampung Melayu etc then have lunch in Purworejo. Garuda Indonesia, Lion Air, Adam Air are example of flight operators that reserve shuttle flight Jakarta – Yogyakarta. Travel agent will be pleasure to lend their hands when you need more detail of flight information. Forty five minutes fly , stewardess will alert you to tighten seat belt for landing at Adi Sucipto Airport of Yogyakarta . Just need on foot to arrival terminal while porter un-load your baggage from the craft. If no relation take you , immediately have a taxi for ninety minutes trip to west. Yes , Purworejo is 67 kms to west from Yogyakarta Never lost in sight of amazing panoramic view , whether padi or palawija planting at both side of the way. Finally Bagelen sub-district lets your entry without password to District of Purworejo.

By Sea.
Strange in ear have a trip by sea to this area . Nearest harbour is Tanjung Mas of Semarang which takes at least four hours by land to Purworejo. In fact the district has harbour in Ketawang beach called Pasir Puncu Harbour, but so far no commercial shipment sail there Have you ever watched parody film of Robin Hood entitled “ Men in tight “ ……?

He was back to UK from Middle East by swimming across the sea. I extremely not recommend you swimming across the sea from Tanjung Priok Harbour in Jakrata to Pasir Puncu Harbour. Otherwise you are well-trained for it .

Visit Purworejo 2008 , see you there
[ SELENGKAPNYA ]

Rabu, 09 Januari 2008

Hijaumu Balut Luka Rinduku (1)



Aku lahir dan besar di kabupaten Purworejo , sebuah nama yang saat ini begitu indah dan kurindukan . Lima belas tahun lebih kawasan penuh panorama didaerah Kedu bagian selatan tersebut aku tinggalkan . Walau banyak wilayah Indonesia pernah kudatangi , namun anganku selalu menekan dan mendesak rasa dalam dada tuk kembali , hingga kutemui namamu dalam sebuah forum blogger .

Aku bersyukur pada Yang Maha Kuasa , karena setidaknya sekali dalam setahun berkesempatan menengokmu. Areal sawah pertanian satu tempat yang tidak pernah kulewatkan bersama teman hidupku …………………….

Perjalanan menuju ke salah satu daerah di Kutoarjo bagian utara. Dari Purworejo menuju Kutoarjo , kita belok kanan setelah melewati jembatan kali Jali. Jalan lurus keluar kota , mendaki sebuah bukit ( masyarakat sekitar menyebutnya Gunung Tugel ). Perlu hati – hati ketika menuruni bukit karena jalan berkelok – kelok dan sempit serta lalu lintas ramai . Saat pagi dan sore , pada hari – hari sekolah jalanan ini dipenuhi oleh anak sekolah yang mengendarai sepeda pada hampir semua badan jalan.

Selesai turunan akan didapati hamparan lembah seperti gambar diatas . Areal persawahan desa Sukoharjo yang menghijau sepanjang tahun . Tanaman padi di musim hujan dan tanaman palawija di musim kemarau bagai zamrud dalam untaian katulistiwa . Pohon asem jawa disepanjang jalan aspal ( sebagai urat nadi perekonomian wilayah ini ) turut memanjakan kesejukan pandang. Disisi timur jalan , membentang bukit Gunung Tugel dimana mentari keluar dibaliknya setiap pagi siap menyapa warga . Di kaki bukit mengalir saluran irigasi modern dari Waduk Wadaslintang yang dihuni oleh biota air sebagai penyedia protein hewani berupa ikan , udang , kepiting bagi daerah yang dilaluinya. Kala senja daerah ini menawarkan kedamaian dengan semilir angin , rona jingga temaram sang surya , lalu lalang warga kembali dari aktivitasnya . Luka rinduku terobati saat itu , namun akan membawa lara kala jauh seperti saat ini .

Artikel berikutnya mengenai catatan perjalanan disebuah kawasan tak jauh dari artikel diatas ( Insya Alloh ) …..sampai ketemu lagi….
[ SELENGKAPNYA ]

Rabu, 02 Januari 2008

Selamat Tahun Baru 2008

Kami mengucapkan selamat tahun baru 2008, kepada semua blogger yang kebetulan mampir di blog ini, forum blogger purworejo. Semoga di tahun baru ini bisa menjadi momen untuk perubahan yang lebih baik. Tentunya, dengan niat baik di awal, semoga nanti hasilnya juga baik di ahkir.

Kami terus membuka kesempatan kepada para blogger purworejo yang mau menjadi member atau mungkin ada mempunyai tulisan, foto, cerita mengenai Purworejo, bisa mengirmkannya ke kami, email:satvica77@yahoo.com.

selamat tahaun baru 2008. terus belajar dan berkarya.

sumedi
admin [ SELENGKAPNYA ]

Senin, 17 Desember 2007

Mengenal Desa Wingko Tinumpuk

Terletak di koordinat -7.46'11''S 110.04'23''E 12 km utara garis pantai samudra Hindia. Wingko Tinumpuk, adalah sebuah desa dengan ukuran 1,5km x2,5km. Luas pemukiman 400m x 600m sisanya persawahan. Daerah pertanian yang subur dengan pengairan yang cukup baik.

Batas-batasnya sebelah utara Ngentak dan Seboro, sebelah barat Piyono, selatan Mijoyo dan Wunut, sebelah timur desa Wingko Mulyo. Diutara dan barat sebagai batas desa ditandai oleh sungai Clereng yang membujur ke barat lalu belok ke selatan, sedang di timur batasnya sungai Cluwek, di sebelah selatan terdapat saluran irigasi yg oleh penduduk setempat disebut Ligasi berasal dari sungai Jali sebuah sungai yang lebih besar dari kedua sungai diatas tadi.

Tengah-tengah desa dibelah jalan aspal kabupaten sebagai jalan utama yg menghubungkan Jenar dan Sangubanyu. Dari Jenar terus ke Purworejo atau ke Jogja, sedang dari Sangubanyu bisa ke Kutoarjo terus ke Kebumen kalau ke selatan menuju Grabag dan pantai Ketawang sebuah tempat wisata yang ramai utamanya diwaktu lebaran.

Jumlah penduduk sekitar 400kk atau 1500 jiwa. Pemuda-pemudinya kebanyakan merantau ke Jakarta. Hanya sebagian kecil yang tetap tinggal di desa.

Pada hari-hari biasa desa ini sangat tenteram dan damai. Penduduknya myoritas beragama Islam dan cukup agamis. Di tengah-tengah desa terdapat sebuah masjid kuno yang cukup sakral mempunyai wibawa yang besar. Bagi anak kecil mungkin takut untuk memasukinya......singup...

Penduduk desa kebanyakan orang tua . Anak-anak tinggal di desa sampai tamat sekolah dasar, begitu SMP sudah mencari sekolah di kota. Namun kira kira 15 tahun terahir sudah ada SMP Negeri di desa ini yang juga menampung pelajar-anak dari desa sekitar. Untuk ke SLTA anak-anak harus melanjutkan ke Kutoarjo atau Purworejo. Penduduk nya kebanyakan petani hanya sebagian kecil menjadi pegawai negeri.

Tunas-tunas muda banyak juga yg berhasil jadi sarjan, hanya mereka memilih bekerja di kota sehingga desa tidak pesat kemajuannya. Kepala desanya keturunan dari H.Sanusi sudah generasi ke 3. Sejak tahun 1925-an sampai dengan pilkades tahun 2007 anak, cucu, buyut nya masih dipercaya masyarakat untuk mengelola desa ini.

Dinamika desa cukup baik. Penerangan PLN sudah masuk sejak tahun 80an. Transportasi angkutan pedesaan cukup banyak.Pasar desa buka pada hari Senin Kamis dan Sabtu. Pada hari-hari pasaran itu sangat ramai desa2 nampak hidup. Pada hari raya Idul Fitri para perantau pada mudik sehingga desa yang tenang ini menjadi sibuk terutama pada saat sholat Ied masjid meluap sehingga sebagian jamaah tidak tertampung.

Demikian sedikit gambaran tentang sebuah desa kecil Wingko Tinumpuk di wilayah kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo propinsi Jawa Tengah. Indonesia.

Pengirim: dr. Indro Saswanto, indosas@gmail.com
[ SELENGKAPNYA ]

Kamis, 22 November 2007

Posting Agenda Anda

Bagi teman-teman yang mungkin mau mengadakan REUNI SEKOLAH, Seminar, pameran, event, pentas di purworejo. Kami membuka pintu untuk publikasi. Silakan kirimkan permohonan ke pada kami, kami akan mempublish agenda anda.

Kirimkan permohonan ke email: satvica77@yahoo.com [ SELENGKAPNYA ]

Selasa, 20 November 2007

Yang Punya Foto-Foto Purworejo

Blog ini belum ada fotonya ya, padahal kalau ada pasti akan lebih meriah, mungkin bisa mengingatkan kepada teman-teman yang saat ini jauh dari kampung halaman, mungkin di kota lain, pulau lain, atau bahkan negara lain.

Bagi teman-teman para blogger atau peselancar web yang mempunyai koleksi foto-foto mengenai purworejo, bisa juga foto-foto kenangan dengan teman-teman, bisa di share di sini.

Tapi, untuk bisa mempublish foto, anda harus menjadi member terlebih dahulu, nanti akan mendapat account untuk memposting blog ini. daripada foto di simpan sendiri, kalau di publish kan yang lain bisa menikmati.

Yang tertarik bisa mengajukan untuk menjadi member dengan mengirim email ke satvica77@yahoo.comm, gratis, dapat bonus backlink.

Gambar Kiriman Mas Deden, warga purworejo tinggal di Jogja.
BEDUG PURWOREJO
bedug purworejo
Namanya Bedug Kyai Bagelen. Beduk ini merupakan beduk terbesar di Indonesia, di Asia Tenggara, dan di dunia (betul ya?). Terbuat dari kayu jati utuh, kulit utuh.

DATA
data bedug  purworejo

nambahi ah, foto Sungai Awu-awu, dari jembatan, arah ke selatan, muara (sebelah kanan pantai Pasir Puncu, sebelah kiri pantai keburuhan)

tempat mancing di purworejo

Nambahi Lagi: Foto Timur Stasiun Kutoarjo, waktu berjalan mau naik bus jurusan ketawang, grabag.
foto stasiun kutoarjo, purworejo

Anda mengunjungi blog mas Agung Pranoto untuk melihat foto-foto Purworejo yang lain.
[ SELENGKAPNYA ]

 

greeny::template design by: paradesain:: avaliable to download at:template.azimat.net
copyleft:blogger purworejo community 2008 - 2010 || supported by: free magazine subscription || contact us by email:satvica77@yahoo.com