Dukung Sumedi pada Kontes SEO astaga.com lifestyle on the net | semoga juara I

BLOG INI TELAH DIPINDAH KE BLOGGERPURWOREJO.COM



Kamis, 26 Juni 2008

Budaya Kita

kota Purworejo memang kota yang indah dan berirama dari segi apa saja apalagi dari segi keseniannya banyak yang unik contohnya saja khusus untuk hari besar islam orang-orang purworejo sangat senang mereka banyak yang mengadakan pengajian. kalau pengajian udah wajar setiap daerah orang islam banyak yang mengadakan pengajian.

tapi ada yang lebih unik untuk daerah ngombol dan sekitarnya mereka mengadakan dengan acara khotmil Quran dan arak arakan orang yang melihat pasti suka. orang kita mendidik anaknya berbagai macam cara contohnya saja ini adanya arak- arakan anak kecil akan terharu karena temannya yang dikatami itu bisa naik kuda dan dengan di arak keliling kampung. jaman embah saya sering menehi wejangan : le kowe ngajiho sing sregep mbesuk yen khataman tak tumpaake jaran lan diarak muter desa kata embah saya . sehingga anak - anak makin kuat untuk ngaji.itulah salah satu cara untuk mendidik anak ciri khas orang purworejo tapi nggak semuanya hanya sebagian.......??
[ SELENGKAPNYA ]

Senin, 23 Juni 2008

Tembakau, Alternatif Komoditas Pertanian Purworejo


Sebagai kabupaten dengan sumberdaya agraria , komoditas pertanian menjadi kunci perekonomian Purworejo . Dengan komunitas penduduk yang relative homogen baik secara etnik maupun profesi membuat kehidupan masyarakat sudah terpola sedemikian rupa dan cenderung turun temurun . Hal ini juga berlaku dalam sistem pertanian dan sisi kehidupan lain seperti niaga , home industri dan lainnya.

Komoditas utama pertanian Purworejo adalah padi yang dapat tumbuh disemua lahan basah ataupun kering . Areal persawahan yang luas dapat dijumpai misalnya didaerah kecamatan Ngombol , Grabag dan beberapa kecamatan lain .

Namun begitu palawija juga dapat dijadikan primadona terutama didaerah yang mengandalkan pengairan sistem tadah hujan . Padi ditanam saat musim hujan dan palawija saat musim kemarau . Salah satu tanaman palawija yang cukup terkenal adalah tanaman tembakau .

Tembakau banyak ditanam didaerah pertanian sebelah utara . Disini petani menanam tembakau diladang ataupun dilahan persawahan saat kering . Sedikit diperlukan ketelatenan dan kesabaran dalam merawat tanaman ini mulai dari penanaman bibit hingga penanganan pasca panen . Komposisi antara sinar matahari dan penyiraman harus betul – betul pas untuk menghasilkan tembakau beraroma enak ( seperti dituturkan oleh petani yang pakar ). Saat menanam bibit diperhatikan jangan sampai akar terjepit oleh tanah secara berlebihan , pemupukan tidak boleh sampai kena daun , ulat dan hama lain harus diberantas agar tidak merusak batang atau daun , pupus harus dipangkas saat mencapai ketinggian tertentu . Wah ...rumit dan sulit yaa....

Ketersediaan panas matahari memang vital untuk sistem penanaman tembakau di Purworejo karena masih dilakukan secara manual terutama pada proses pasca panen . Tembakau diolah secara rajangan setelah sebelumnya dibuang ruas daun dan disimpan kurang lebih tiga hari . Rajangan ditaruh tipis – tipis diatas “ rigen “ ( anyaman dari bilah bambu kecil dengan pola anyam renggang dan berukuran sekitar 1 x 2 meter ) kemudian dijemur diterik matahari . Ketika sudah benar – benar kering , tunggu malam harinya saat sudah lembab untuk dilipat atau digulung , diikat , disimpan dan siap dipasarkan .

Bayangkan kalau sampai matahari tidak bersinar penuh , bisa – bisa tembakau yang sudah dipanen busuk karena mis-handling . Kecuali ada sistem yang sedikit inovatif seperti yang pernah saya lihat pertanian tembakau di pulau Lombok , Nusa Tenggara Barat . Disana tembakau dipasarkan dalam bentuk lembaran daun kering tidak dirajang , dikeringkan dengan bantuan pemanas buatan . Memang produksi tembakaunya juga jauh lebih besar sehingga tidak heran kalau banyak produsen rokok membuat gudang pengumpulan bahan baku di Lombok . Sebut saja BAT Indonesia , Gudang Garam , dll.

Pemasaran dan kosumsi tembakau Purworejo sendiri saya kurang begitu paham kemana distribusinya . Kepabrik rokok atau dijual dipasar tradisional . Banyak sekali dijumpai tembakau dijual dipasar untuk konsumsi rokok lintingan .

Terlepas pemanfaatan tembakau apakah untuk rokok , obat ataupun lainnya hal ini patut didukung mengingat usaha petani dalam kreatifitas menggarap sawah saat tidak ada air hujan. Sehingga lahan tetap produktif , hijau , dan tentu ada harapan tambahan penghasilan .
[ SELENGKAPNYA ]

Jumat, 06 Juni 2008

Mengenal Makanan Khas: Clorot

Ada yang tahu clorot? Ini adalah makanan tradisional khas Grabag. Terbuat dari adonan tepung beras dan gula merah yang dikukus. rasanya manis, kenyal. Yang unik dari Clorot adalah cara membungkusnya, menggunakan daun kelapa muda, dibuat melingkar, berulin, memanjang, tengahnya diisi adonan, lalu dikukus.

hidangan clorot
Menghidangkan Clorot

Untuk memakannya juga butuh cara yang unik, yaitu ditusuk dengan jari dipangkalnya, maka keluarlah. Ini agak porno kalau menusuknya menggunakan jari tengah.

Makanan ini favorit sebagai hidangan arisan, pertemuan kecil, rapat di balai desa. walaupun termasuk kue segar, Clorot bisa tahan hingga esok hari. Dulu waktu masih sekolah di Jogja, clorot merupakan oleh-oleh favorit saya,(selain Emping Melinjo ) yang ditunggu teman-teman, serunya waktu membuka bungkusnya, bareng-bareng "mana yang paling panjang?".

gambar clorot purworejo
gambar Clorot

Bagi yang kebetulan main ke Grabag jangan lupa beli untuk oleh-oleh. Tersedia banyak di Pasar Kecamatan Grabag, tapi membelinya pagi hari. Siang hari pasti sudah habis, laris.

yang dari Grabag, mungkin bisa menambahi dengan foto atau cara pembuatannya, boleh dikirim atau berkomentar.

pengirim: sumedi
Gambar Clorot oleh: mas Raf
[ SELENGKAPNYA ]

Selasa, 27 Mei 2008

Usulan untuk Pemda Purworejo

Ini adalah usulan, masukan, kritikan dari pengunjung Blogger Purworejo untuk Pemda Kabupaten Purworejo. kepada para pengunjung Blog ini, yang peduli dengan kemajuan Purworejo, dan ingin menyampaikan uneg-unegnya, silakan berkomentar di Postingan ini. Atau kalau ingin dimuat sebagai postingan, silakan kirimkan ke satvica77@yahoo.com

Dan inilah uneg-uneg dari blogger purworejo

Saya tidak lahir & besar di purworejo, tapi saya mencintai purworejo karena krn kedua orang tua saya dari purworejo.

Saat saya ziarah ke makam ibu di Purworejo (sekarang sekitar 2 kali setahun saya pulang untuk ziarah) saya melihat ada yang kurang dari kota ini dibanding dulu ketika kecil diajak pulang kampung oleh ibu.

Apa itu, yaitu jalan khusus sepeda. Jalur khusus sepeda seperti kurang diperhatikan. (padahal bisa dijadikan keunikan & nilai wisata) Sepengetahuan saya yang sudah banyak keliling kota di indonesia karena tugas kantor, JALUR SEPEDA inilah yang unik dari kota yang saya cintai. Saya sudah sampaikan ke pemerintah daerah via email. Mudah-mudahan ditindaklanjuti.

Wah saya berdoa dan berharap sekali karena diluar kota besar, kota-kota yang maju dan makmur di indonesia adalah kota yang bisa mengemas dan mem-blow-up keunikannya wisatanya (tidak perlu jadi kota industri).

Terima kasih ada blog ini setidaknya bisa menyampaikan aspirasi keinginan saya dan yang sependapat dengan saya

salam purworejo
Supardi Sudiro
Pamulang
---------------------------------------------
IRIGASI DI WINGKOMULYO, USULAN 2
---------------------------------------------
Salam Purworejo,

Selaku orang asli wingko kab Purworejo, sangat bangga dengan kemajuan yang sudah dicapai oleh pemda Purworejo, jalan2 sudah bagus, lalu lintas tertib, sangat jarang terdengar berita negativ tentang Purworejo. Ini adalah berkat penanganan yang profesional oleh para pejabat yang memegang tampuk pimpinan di Purworejo. Hal ini bukan berarti tanpa kekurangan, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian. Misalnya jalan desa Wingkomulyo menuju Purworejo lewat Demplo, tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Padahal dulu bisa langsung ke Galkuning terus Condong, dan merupakan jalan utama.

Yang lebih memprihatinkan adalah irigasi untuk pertanian di Wingkomulyo. Dulu air dari Purworejo bisa sampai ke Wingko, saat ini sudah tidak bisa lagi. Para petani harus menambah modal pertanian dengan pompa air, supaya dapat menyedot dari dari tanah. Hal ini tentu menambah beban para petani. Kepada Bapak2 yang berwenang, mohon ini menjadi perhatian, supaya program pemerintah untuk swasembada pangan cepat terpenuhi.

Salam hangat.
Pursito Purworejo, EMAIL: pursito.lorenaair@gmail.com

-------------------------------------
Purworejo Selatan, usulan 3
-------------------------------------

Purworejo selatan terkenal daerah pertanian, lahannya luar lagi subur, paling cocok untuk tanaman padi. Khususnya daerah Wingko, cara bertaninya masih sangat tradisional. Hanya mengandalkan dengan tanaman padi. Pada musin hujan wilayah ini tampak hijau merata, menjelang musim panen, nampak menguning merata, pada musim kemarau nampak coklat merata. Sayang sekali masarakat daerah sini belum terlalu biasa untuk berladang, jadi kalau musim kemarau, tanah yang kering dibiarkan begitu saja, katanya sih tanahnya biar istirahat.

Kadang kala ada petani semangka yang menyewa tanah untuk menaman semangka, sampai menjelang musim hujan datang semangka sudah bisa dipanen. Masyarakat Wingko beul berani, memang perlu modal, kadang kala sebelum panen, keburu hujan tiba, maka rugi jadinya. Sebetulnya sih bisa saja cari tanaman lain yang tidak terlalu padat modal. Sambil mengisi waktu dari pada menganggur sama sekali berarti tidak ada penghasilan. Perlu ada penyuluhan dari aparat pemerintah yang terkait. Untuk meningkatkan kesejahteraan memang harus mau bekerja lebih giat lagi, karena dengan jam kerja makin banyak hasilnya diharapkan bisa lebih banyak.

Sekedar urun rembuk. Terima kasih.
Pursito
[ SELENGKAPNYA ]

Jumat, 23 Mei 2008

Google ngeDance, Blog Purworejo Hilang Dari Index

Persaingan untuk kata kunci Purworejo semakin sengit saja, juara satu tetap situs pemkab yang memakai jomlaa, runner up wikipedia, nomor tiga biasanya forum blogger purworejo, blog ini. Kadang-kadang tergeser oleh purworejonew.com juga memakai jomlaa, dan blognya smpn 3 purworejo, wah surprise ada yang pakai Drupal. Tapi sore ini blog ini hilang dari daftar. Tidak hanya itu, untuk beberapa kata kunci juga hilang. Ada apa denganmu? Hilang seterusnya, atau hanya sementara?

Biasanya beberapa saat memang terjadi perubahan, namun untuk jangka normal, harian, kembali ke posisi semula. Memang untuk nomor satu sampai empat, diduduki tetap oleh yang saya sebukan dimuka. Blog ini selalu nomor tiga.

Tapi nomor tiga juga tidak apa-apa, karena untukkata kunci tertarget: blog purworejo, forum purworejo selalu nomor satu. Ini mungkin karena forum purworejokita.com kemarin mengalami redesign total. Biasanya kata kunci forum purworejo selalu diduduki oleh forum purworejokita.

Ayo blogger purworejo, dukung blog ini menjadi nomor satu. Silakan menjadi member. silakan mengisi artikel. kita kenalkan purworejo ke dunia. go purworejo global.

[ SELENGKAPNYA ]

Rabu, 21 Mei 2008

..MicrO-Blogging..sIap Ramaikan Dunia Blogger..

SAN FRANCISCO - Kini catatan harian online atau lebih dikenal dengan blog terintegrasi ke dalam ponsel yang dikenal dengan istilah micro-blogging. Blogger via ponsel dapat mengupdate blognya kapan pun dia mau bahkan ketika suatu momen sedang berlangsung. Kemungkinan besar dalam beberapa tahun ke depan, perkembangan teknologi ini akan mem-booming.

Dengan ponsel, posting blog bersifat real-time, seperti halnya jurnal online yang menceritakan tentang hidup seseorang atau kelompok, maupun khayalan mereka. "Blogging telah berkembang dan formatnya semakin beragam," ujar kurator Yahoo Design Pattern Library Christian Crumlish, yang juga pemilik buku jejaring sosial The Tower of Many.

"Blog yang cantik biasanya blog-blog yang kontennya artistik, namun itu memakan waktu lama. Jadi, micro-blogging di sini hanya menyita waktu satu-dua menit untuk membaca apa yang sedang terjadi di luar, dan setelah itu kembali bekerja," imbuh Christian ke AFP, Senin (14/4/2008).

Utterz, yang dipublikasikan sejak tahun lalu, mengklaim dirinya sebagai pelopor dalam menciptakan teknologi posting teks, video, photos maupun audio dari ponsel ke dalam internet dengan sangat mudah.

"Apa empat hal yang sering dilakukan pada ponsel? Kita bisa ngobrol, kirim pesan teks, mengambil gambar, dan mengirim video," ujar Presiden Utterz Randy Corke kepada AFP. "Kami ingin menyulap teknologi ke dalam saku Anda. Kami ingin blogging bisa dilakukan semudah kita menelepon. User kami akan dimungkinkan untuk menceritakan semua pengalamannya di manapun dan kapanpun via ponsel," pungkasnya.

sumber okezone.com
[ SELENGKAPNYA ]

Sentra Durian di Purworejo

( sebuah catatan ringan )

Saat musim buah durian tiba , kawasan kabupaten Purworejo bisa dipenuhi oleh buah yang berbau harum dan sangat menggoda . Dipusat kota penjualan banyak ditemukan di pasar terminal lama Purworejo . Sedangkan untuk lebih dekat kepada konsumen banyak dijajakan di sepanjangan jalan luar kota baik menuju Jogja , Kutoarjo maupun Magelang . Durian dijajakan dipingir jalan cukup menggelitik selera pengguna jalan untuk singgah menikmati buah sambil menikmati paduan hijau lahan dan silir angin persawahan .

Jika kita tanyaka kepada penjual tentang asal durian yang mereka jajakan , kebanyakan dari mereka akan menjawab durian asal kecamatan Kaligesing . Memang kawasan kecamatan Kaligesing dikenal dari dulu sebagai produsen durian yang terkenal untuk daerah Purworejo . Bahkan saat ini di daerah tersebut durian dikembangkan dengan metode yang lebih modern dan skala yang lebih besar .

Daerah lain yang pernah aku kunjungi sebagai penghasil durian ( walaupun jumlahnya tidak banyak ) ada didaerah Grabag . Pohon ini tumbuh alami dipekarangan rumah penduduk . Saya pernah menikmati durian Sangubanyu saat diundang berkunjung oleh rekan saya . Rumah dengan pekarangan luas ditumbuhi beberapa pohon durian yang masih produktif dan menghasilkan buah yang lezat .

Untuk jumlah yang sedikit lebih banyak , bisa dijumpai mulai dari desa Duduwetan terus kearah barat sampai desa Nambangan . Biasanya pedagang mengumpulkan durian dirumah mereka sebelum dijual kepasar . Saat berkesempatan mengunjungi ke rumah pedagang , kulihat banyak durian dari segala ukuran siap dipasarkan hingga ke Kutoarjo. Menurut penuturan mereka , buah itu dikumpulkan dari rumah – rumah sekitar namun karena malam hari saya kurang bisa melihat seberapa banyak populasi pohon durian disekitar situ. Untuk rasa dan aroma terasa durian banget gitu loh …mungkin karena tumbuh alami . Dengan harga yang masih miring kalau hanya sekedar kenyang durian bisa anda dapatkan ditempat ini waktu musimnya .

Saya yakin pohon ini juga tumbuh dan berbuah didaerah lain dari yang saya sebutkan diatas.

Jika ingin mencoba silahkan ..mudah – mudahan pohonnya masih tumbuh dan berbuah , serta turut serta menghijaukan Purworejo .

[ SELENGKAPNYA ]

Rabu, 14 Mei 2008

FeNoMena SMS sAntet...,oH..

JAKARTA - Rumor tentang adanya SMS dan telepon santet yang sanggup mematikan sang penerima rupanya telah berkembang sejak tahun 2004. Namun rumor ini hanya marak di negara-negara berkembang.

Sebuah blog luar berisi kumpulan rumor dan legenda yang marak di dunia (legends and rumors) berhasil mengumpulkan artikel mengenai kejadian mematikan akibat SMS atau telepon dari nomor berwarna merah, lengkap dengan url sumber artikel. Artikel tersebut bisa dibilang cukup lengkap karena dokumentasinya terdiri dari sumber akurat, lengkap dengan waktu kejadian.

Dilansir melalui blog tersebut, Rabu (14/5/2008), negara-negara berkembang yang dimaksud diantaranya adalah Nigeria, Afrika, India, Pakistan, Afganistan dan Kamboja. Bahkan negara-negara itu menyebutnya dengan nama yang berbeda-beda. Ada yang menyebutnya sebagai 'deadly phone virus', 'killer GSM call', 'killer calls', 'killer number', 'satanic GSM phone number', 'phantom phone calls', 'evil GSM number', atau 'haunted phones'.

Modus operandinya pun hampir sama dengan yang kini beredar di Indonesia, hanya sekedar rumor yang dikirimkan melalui SMS dan telepon. Meskipun terdapat korban yang berjatuhan namun kepolisian setempat pun sulit membuktikan adanya radiasi seluler atau perilaku mistik yang terjadi dibalik kejadian tersebut.

Hebatnya, rumor ini pun sempat menjadi sebuah isu nasional di beberapa negara. "Saking takutnya, banyak masyarakat Nigeria yang tidak mau menjawab telepon dari nomor yang tidak dikenal. Hal ini sempat menimbulkan kekhawatiran di masyarakatnya hingga berujung pada turunnya profit dari industri telekomunikasi, baik pendapatan operator maupun vendor ponsel," papar seorang peneliti sekaligus psikolog asal Nigeria Jane-Frances Aghu dalam essay yang berjudul From Koro to GSM Killer Calls Scare in Nigeria: A Psychological View, CODESRIA Bulletin, nomor 3 dan 4, 2004, halaman 16.

"Bahkan pemerintah Nigeria pun sempat mengeluarkan spekulasi yang menyebutkan bahwa seorang warganya telah berkolaborasi dengan pihak asing untuk mengadakan uji coba secara teknis dalam rangka mengalahkan regulasi dari Badan Komunikasi Nigeria (NCC). Uji coba ini melibatkan beberapa jaringan frekuensi eksisting yang tidak terdaftar sehingga mengakibatkan reaksi audio yang disebabkan oleh bunyi radioaktif atau hiperaktif. Gangguan audio inilah yang kemudian mengakibatkan interferensi pada otak hingga sampai menimbulkan kematian, pihak pemerintah Nigeria pun mengaku sudah menangkap pelaku. Namun tentu saja berita tersebut hanya spekulasi untuk menenangkan masyarakat karena pemerintah sendiri masih yakin kalau kejadian tersebut hanya rumor," tulis Aghu.

Kebanyakan pemerintah dari negara-negara tersebut menenangkan warganya dengan menyatakan bahwa kejadian tersebut hanya rumor yang dihembuskan dalam rangka persaingan operator seluler, yang mana industri telekomunikasi di negara-negara tersebut pun sedang berkembang dan dianggap sebagai lahan subur. Bahkan ada yang menyebutnya sebagai bentuk konspirasi menjelang pemilu yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat.

Namun, seperti halnya di Indonesia, tetap saja rumor tersebut terus berkembang karena tidak ada satupun ilmuwan, dari negara manapun, yang mampu menjelaskan secara teknis.

sumber okezone.com
[ SELENGKAPNYA ]

Selasa, 13 Mei 2008

Mengenal Desa Pasaranom, Grabag

Desa Pasaranom adalah desa yang terletak bagian selatan Kabupaten Purworejo, desa nomor dua dari pantai selatan pulau Jawa. Desa ini berjarak sekitar 5 km dari Ketawang, arah ke barat, 3 km dari perbatasan Purworejo - Kebumen, di lewati jalan alternative jalur selatan: Jalan daendels.

Desa Pasaranom memiliki 2 RW dan 4 RT, ada dua karang (desa terpisah dengan induknya) Karang Jiat masuk RW 1 dan Karang Cingkrang masuk RW 2. Wilayahnya memanjang sekitar 2 km, sebelah timur berbatasan dengan desa Munggangsari, sebelah barat dengan desa ukir sari, sebelah selatan dengan desa Kertojayan, sebelah utara dengan desa Sumberagung dan Bakurejo. Pasaranom memang desa yang Panjang, dengan 2 baris desa, 1 baris sawah sedang, satu bentangan sawah besar di selatan desa.

Sebagai desa yang dekat dengan pantai, iklim dominan kering dan berdebu. Angin yang keras behembus dari tenggara atau barat daya. Mayoritas masyarakatnya petani lahan kering. Di desa ini hanya ada lahan kering tadah hujan, kalau musim penghujan ditanami padi, kalau kemarau bisa ditanami terong, semangka, cabai, jagung, kedelai, kacang tanah. Untuk saat ini yang populer adalah terong dan jagung. Dua komoditas ini menjadi andalan karena memberikan hasil yang lumayan. Memang perawatannya herus extra dari sekedar menanam kacang tanah atau kedelai.

Untuk menanam jagung atau terong, butuh pengairan yang baik, kebanyakan petani menggunakan sumur di tengah sawa yang disedot dengan pompa air, ada yang milik sendiri ada yang milik bersama.

Home industri yang terkenal adalah emping mlinjo. Ini menjadi pekerjaan turun-temurun beberapa keluarga di desa pasaranom sebelah barat. Emping ini terkenal enak karena menggunakan mlinjo asli yang sudah tua dan diberi garam dan bawang. Pengerjaannya masih sangat tradisional menggunakan palu besi dan batu. Pemasaran juga tradisional melalui pengumpul. Pembuat emping ini tidak bisa menentukan harga karena harga menyesuaikan dengan harga minyak goreng dan mlinjo mentah yang sering berubah.

Di desa ini ada dua SD, SD Pasaranom di bagian timur, dan SD Gading Pasar di bagian tengah -Barat. Dulu dua SD ini berada di satu lokasi, yang sekarang menajadi lokasi SD Pasaranom. Karena kondisi gedungnya yang tua, peninggalan belanda, maka dibuat gedung baru, dan untuk memudahkan akses bagi penduduk bagian barat, maka lokasi di pindah ke bagian barat (RT 2 RW 1).

saat ini desa Pasaranom dipimpin oleh kepala desa yang masih muda: Waryanto. Beliau terpilih menjadi kepala desa pada pemilihan tahun 2007 lalu.

Bagi blogger Purworejo ayng ingin mengirim profil desa, silakan mendaftar jadi member atau kirimkan saja ke satvica77@yahoo.com

Pengirim:
sumedi
[ SELENGKAPNYA ]

 

greeny::template design by: paradesain:: avaliable to download at:template.azimat.net
copyleft:blogger purworejo community 2008 - 2010 || supported by: free magazine subscription || contact us by email:satvica77@yahoo.com