
Pasar Tradisional Desa Grantung
Perlu kita pelajari keberadaan pasar tradisional terutama pasar Grantung….
Diantara derasnya laju pembangunan (terutama bidang perekonomian) di Purworejo, pasar tradisional tetap memegang peranan yang sangat penting. Hal ini juga tidak bisa lepas dari kondisi bahwa masih cukup banyak warga Grantung dan sekitarnya yang menjadi produsen produk yang dijual di pasar tradisional. Walaupun komoditas dari luar Grantung juga banyak didatangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Posisi pasar tradisional yang dekat dengan lingkungan masyarakat menjadi salah satu alasan mengapa pasar tradisional tetap menjadi pilihan utama. Selain itu, tiap pasar tradisional juga memiliki komoditas yang sangat beragam. Jadi, jangan heran jika pasar bisa menjadi menjadi “one-stop-solution”.
Minggu, 19 Oktober 2008
Pasar Tradisional Desa Grantung
Diposting oleh
Anonim
di
12.43
2
komentar
Selasa, 14 Oktober 2008
Sapi dan Kapitalisme
Dear all, Maaf utk cross/double posting. Ini tidak ada hubungannya dengan Purworejo. Dari milis tetangga yang sedang membahas "Sapi dan Kapitalisme".
SOCIALISME
kau punya 2 sapi
1 sapi kau berikan untuk tetanggamu
COMMUNISME
kau punya 2 sapi
negara mengambil alih keduanya dan memberimu 2 kaleng susu.
FASCISME
kau punya 2 sapi
negara mengambil alih keduanya dan menjual susu padamu.
NAZISM
kau punya 2 sapi
negara mengambil keduanya dan menembakmu
TRADITIONAL CAPITALISM
kau punya 2 sapi betina
kau jual satu dan beli satu sapi jantan.
ternakmu bertambah, dan ekonomi tumbuh.
THE ANDERSEN MODEL
kau punya 2 sapi.
kau cincang-cincang dua-duanya.
AN AMERICAN CORPORATION
kau punya 2 sapi.
kau jual satu, dan satunya kau paksa untuk memproduksi susu sebanyak 4 sapi.
kemudian, kau menyewa konsultan untuk menganalisa mengapa sapinya mati.
A FRENCH CORPORATION
kau punya 2 sapi
kau turun ke jalan, menyusun massa, memblokade jalanan, karena kau
ingin punya 3 sapi.
A JAPANESE CORPORATION
kau punya 2 sapi.
kau medesainnya ulang hingga bisa menghasilkan 20 kali lipat susu.
kemudian kau buat profil kartun sapi pintar "Cowkemon" dan menjualnya
ke seluruh dunia.
A GERMAN CORPORATION
kau punya 2 sapi
kau merekayasanya supaya bisa hidup lebih dari 100 tahun, makan cukup
sebulan sekali
dan mereka bisa saling memerah susu sendiri.
AN ITALIAN CORPORATION
kau punya 2 sapi, tapi kau tak tahu dimana mereka.
kau putuskan untuk makan siang saja.
A RUSSIAN CORPORATION
kau punya 2 sapi
kau menghitungnya dan berandai bagaimana kalau punya 5 sapi
kau menghitungnya lagi dan berandai bagaimana kalau punya 42 sapi
kau menghitungnya lagi dan menemukan bahwa sapimu cuma dua.
kau berhenti mengitung, lalu buka sebotol vodka.
A SWISS CORPORATION
kau ada 5000 sapi. tak satupun adalah milikmu.
kau mengenakan biaya adaministratif kepada pemiliknya untuk menyimpannya.
A CHINESE CORPORATION
kau punya 2 sapi.
kau punya 300 orang untuk memerah susunya
kau nyatakan bahwa tak ada pengangguran, dan nilai produksi susu tinggi.
kau menangkap wartawan yang melaporkan kenyataanya.
AN INDIAN CORPORATION
kau punya 2 sapi
kau sembah mereka.
BRITISH CORPORATION
kau punya 2 sapi
dua-duanya sapi gila.
IRAQ CORPORATION
semua orang berpikir kau punya banyak sapi
kau bilang ke mereka kau cuma punya satu.
tak ada yang percaya, maka mereka mengebom daerahmu dan menginvasi negaramu.
kau masih tak punya sapi satupun, tapi setidaknya sekarang kau bagian
dari demokrasi.
NEW ZEALAND CORPORATION
kau punya 2 sapi
sapi yang di kiri kelihatan sangat atraktif.
AUSTRALIAN CORPORATION
kau punya 2 sapi.
bisnis kelihatannya sedang bagus.
kau tutup kantor dan pergi mencari bir untuk merayakannya.
INDONESIAN CORPORATION
kau punya 2 sapi
dua-duanya curian.
lalu kau jual dua-duanya.
kemudian kau simpan uangnya di acount non budgeter yang tak jelas.
kemudian kau gunakan beberapa untuk mendanai kampanye partaimu
tapi sebagaian besar kau simpan untuk anak cucumu.
MALAYSIAN CORPORATION
kau punya 2 sapi
dua-duanya kau curi dari indonesia .
Dodo (masdodi@yahoo.com)
[ SELENGKAPNYA ]
Diposting oleh
Redaksi
di
16.15
0
komentar
Rabu, 08 Oktober 2008
Perjalanan dari Bogor - Purworejo 2008
Setelah sebelumnya tiada rencana untuk mudik, akhirnya kami berempat mudik.
Dengan persiapan seadanya dan tekat yang kuat untuk bertemu kerabat di kampung. Sejak kami menikah (kami menikah tahun 1999) belum pernah pulang mudik saat Lebaran. Paling kami pulang di luar Hari Raya.
Berangkat dari rumah di Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor hari Senin sore pukul 15.30, dari Stasiun Cilebut Bogor dengan Kereta Ekonomi AC jam 16. 10, tujuan Jakarta Kota, kami turun di Stasiun Gondangdia tepat saat Adzan Magrib puasa yang ke 28. Berbuka puasa di Stasiun Gondangdia, Sholat Magrib di Masjid Cut Mutia, selanjutnya kami meneruskan perjalanan ke stasiun Senen dengan mobil India 'Bajaj', cukup Sepuluh ribu rupiah.
Baberapa menit kemudian kami tiba di Satsiun Pasar Senen, karena memang jaraknya tidak terlalu jauh.
Stasiun ini tidak terlalu ramai di bandingkan 1-2 hari sebelumnya. Langsung saja kami menuju loket untuk membeli karcis ekonomi KA Progo tujuan Lempuyangan dengan harga karcis 30 ribu. Tiket tanpa tempat duduk alias siapa cepat di dapat tempat duduk. Malam itu ada 2 pemberangkatan KA Progo. Pemberangkatan pertama Progo Reguler jam 21.30, namun sudah penuh. Akhirnya kami memutuskan berangkat dengan kereta selanjutnya. Sekitar pukul 21.45 KA Progo Lebaran merapat di Stasiun Pasar Senen. Alhamdulillah kami berempat dengan mudah masuk gerbong dan dapat tempat duduk. Jam 22.00 KA Progo berangkat dari Stasiun ini, berhenti di Stasiun Jatinegara & Stasiun Bekasi. Penumpang yang naik dari dua Stasiun ini sangat banyak, akhirnya padat.
Sepanjang perjalanan kami bersyukur pada Sang Pemurah, bahwa kami akhirnya bisa 'mudik' dengan mudah. Setelah lewat Purwokerto para 'petarung ekonomi jalanan' mulai merangsek memadu nasib dengan menawarkan aneka jajanan. Bayangkan nyaris tiada celah untuk melangkah pun mereka tetap fight. Ada kejengkelan ada pula rasa iba. Rasa jengkelnya tega-teganya mereka mengganggu saudara-saudara yang berdesak-desakan dengan barang daganganya. Rasa ibanya, itulah jalan saudara-saudara kita mempertahankan hidup dengan cara berdagang yang sangat susah luar biasa.
Ditambah lagi dengan hadirnya 'Orchestra Jalanan'. Wahhh...., tambah meriah..........
Pukul 07.45 KA Progo merapat di Stasiun Kutoarjo. Begitu turun kami sangat kagum dengan kondisi Stasiun yang sangat rapi. Setelah kami dapat informasi, kami baru 'dong' jika beberapa hari sebelum Hari H, stasiun ini termasuk yang di 'SIDAK' oleh Menhub. Pantas saja jika Stasiun Kutoarjo jadi ngejreng.
Berjalan sedikit ke arah timur, diteruskan dengan bis jurusan Kutoarjo-Ketawang dengan tarif 5000 rupiah/ orang, kami lanjutkan perjalanan ke arah selatan. Berhenti di Pasar Grabag. Disana telah menunggu sepupu kami dengan motor(Nanang dan Ibnu) yang menjemput menuju rumah Kakek & Kerabat di Mendiro, Ngombol.
Alhamdulillah tepat jam 08.30 kami tiba di rumah Kakek dengan selamat di Kota Berirama......... Purworejo......
Salam,
Suparno Jumar
+628176964078
[ SELENGKAPNYA ]
Diposting oleh
suparno jumar
di
10.23
7
komentar
Selasa, 23 September 2008
MUDIK LEBARAN
Lebaran selalu menjadi saat yang dinanti2, mudik waktu lebaran akan sangat berbeda dengan mudik dihari biasa. Ada yang naik kendaraan umum baik darat laut dan udara, maupun bawa kendaraan sendiri baik yang naik motor maupun yang naik mobil, dari Jakarta semua mengarah ketimur.
Ada yang berangkat siang bolong, ada yang berangkat malam gelap, ada juga yang berangkat di pagi buta, semua punya alasan sendiri2.
Ada yang membawa barang banyak2, ada juga yang hanya membawa sekedarnya, supaya dalam perjalanan tidak terlalu report.
Yang perlu disiapkan phisik dan psikis dan tentu saja sangu juga.
Satu hal yang ingin saya sampaikan disini, melakukan perjalan khususnya yang membawa kendaraan sendiri apapun namanya, sebaiknya dijalani dengan santai dan tetap waspada, jangan ngongso ingin cepat sampai, biasa saja. Kalau capai ya istirahat. Jalur pantura maupun jalur selatan sama2 macet atau paling tidak padat. Kemacetan ini harus dihadapi dengan sabar, karena kita baru saja menjalani diklat mengendalikan kesabaran, maka pada waktu mudik yang harus dipraktekkan.
Barang kali ada yang ingin mencoba, yaitu lewat tengah, keluar tol sadang, terus menuju subang, terus Kadipaten, jangan belok kiri, ambillah yang kekanan menuju Majalengka, terus ke Ciamis.
Dari Majalengka menuju ciamis jalannya berbelok2 naik dan turun, perjalanan lebih panjang daripada pantura, tetapi lebih lancar, tidak banyak kendaraan, tidak banyak sepeda motor.
Begitu sampai Ciamis belok kiri, terus mengikuti jalan ini terus, setelah Banjar jalan beliku2 agak sempit. Secara umum lebih lancar dari pada lewat pantura atau lewat selatan, khususnya untuk H-2 atau H-1.
Semoga yang mudik aman2, selamat sampai tujuan, sabar menikmati apapun keadaannya, kembali ke Jakarta dengan selamat, saya yang tunggu dok di bekasi, karena lebaran ini saya tidak mudik.
[ SELENGKAPNYA ]
Diposting oleh
Pursito
di
17.17
6
komentar
Halal Bihalal Wong Thorjo 1429 H
Mugi Katur:
Kanca/Dulur Thorjo
ing Jabodetabek
Assalamu’alaikum Wr. Wb.,
Untuk merespons banyaknya SMS yang menanyakan dan mendaftar sebagai peserta Halal Bihalal Wong Thorjo 1429 H, panitia perlu menyampaikan beberapa informasi sbb:
Tentang Acara
1. Halal Bihalal akan dilaksanakan Sabtu, 25 Oktober 2008, pukul 11.00 s.d selesai, di Anjungan Jawa Tengah, TMII, Pondok Gede, Jakarta Timur. Acara ini direncanakan dihadiri oleh Bupati Purworejo Kelik Sumrahadi.
2. Selain silaturahim dan kangen-kangenan, halal bihalal ini di-set up menghadirkan ”suasana Kutoarjo” di Jakarta. Antara lain lewat makanan khas Thorjo yang sengaja didatangkan ke Jakarta, plus penampilan grup band Wong Thorjo.
3. Pada hari H, acara akan di-split jadi dua. Orangtua beracara di Pendapa Agung, sedangkan anak-anak kita bikinkan acara sendiri di Pendapa Pengapit (sulap & permainan). Untuk orangtua, ada bintang tamu/featuring: Donny Suhendra (gitaris Krakatau Band), dkk.
Tentang (Pembelian) Undangan
4. Karena daya tampung Anjungan Jateng - TMII terbatas, Panitia hanya mendistribusikan 200 undangan. Asal tahu, s.d. Senin, 22 September 2008, Wong Thorjo yang sudah mendaftar via SMS sebanyak 78 orang. Terdiri dari berbagai kelompok umur, di bawah 30 tahun hingga di atas 50 tahun.
5. Kontribusi minimal dari peserta untuk setiap undangan adalah Rp 150.000. (satus seket ewu). Setiap undangan berlaku untuk satu keluarga/KK (maks. 4 orang), sudah termasuk dua tiket masuk gratis TMII plus 1 kendaraan (mobil atau motor), souvenir, dan wisata kuliner khas Kutoarjo.
6. Jika Anda sudah melakukan pendaftaran via SMS, Anda dipersilakan mengambil undangan ke Sekretariat Panitia di:
Sekretariat Jakarta (dioperasikan setelah libur lebaran/6 Oktober):
Oceanindo
Artha Gading Niaga, Block C26, 3rd Floor
Kelapa Gading, Jakarta 14240 - Indonesia
Telepon: 021-4585 0632, Faks: 021-4585 7348
u..p. Iwan Adityo (0811173793), Untung Raharjo (0818945440)
Sekretariat Kutoarjo (dioperasikan hanya pada saat mudik/1-7 Oktober):
Galeria Photo
Jalan P. Diponegoro 88
Wetan Bangjo Perempatan Kutoarjo
u.p. Heri ’Panut’ Murjoko (081392924800)
Undangan juga dapat diperoleh dengan cara mentransfer dana minimal Rp 160.000. (satus suwidak ewu rupiah) ke rekening BCA a.c. 0051960016 a.n. Nanang Junaedi. Lalu, faks-kan bukti transfer ke Sekretariat Panitia Jakarta: 021-4585 7348. Setelah bukti transfer diterima, panitia akan mengirimkan undangan ke alamat panjenengan melalui jasa kurir.
Demikian info dari panitia. Jika ada pertanyaan, monggo dipun replay. Sedangken buat panjenengan yg belum gabung di milis Wong Thorjo, segera registrasi ke: thorjo-subscribe@yahoogroups.com. Ditunggu, kita akan gojek kere di dunia maya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Panitia Halal Bihalal
Iwan "Jiwenk" Adityo
Ketua Panitia
Milis: thorjo@yahoogroups.com
[ SELENGKAPNYA ]
Diposting oleh
meds
di
16.04
5
komentar
Label: agenda
Sabtu, 20 September 2008
Pasar : Penggerak Transaksi dan Ekonomi
Di seputaran kabupaten Purworejo banyak sekali terdapat pasar tradisional. Pada satu kecamatan saja bisa terdapat lebih dari satu pasar dengan berbagai ukuran dan kapasitasnya . Sedangkan pasar modern atau swalayan berada dikota kabupaten .
Di pasar inilah berbagai barang komoditas berubah menjadi punya nilai ekonomis . Baik dari hasil pertanian , peternakan , kerajinan dan barang jasa lainnya bertransaksi dan berinteraksi sehingga membuat dinamika perekonomian menggeliat .
Pasar yang tersebar di kota kecamatan atau bahkan pasar dipedesaan mempunyai keunikan karena masih memberlakukan hari pasaran . Hari pasaran adalah hari yang disepakati oleh warga sekitar sebagai hari beroperasinya pasar tersebut . Sebagai contoh pasar di Kemiri memilih hari rabu dan sabtu sebagai hari pasaran , maka pada hari – hari itu pasar akan nampak lebih ramai dari biasanya.
Jika hari pasaran tiba , pagi – pagi sekali biasanya sudah sangat ramai . Petani dengan hasil bumi atau ternaknya nampak antusias bertransaksi dengan pedagang perantara yang akan mendistribusikan komoditas ke pasar regional yang lebih besar atau bahkan dipasarkan ke luar propinsi. Kelapa , sayur mayur , cabe adalah contoh kecil komoditas pertanian yang banyak dicari oleh pedagang besar , sedangkan hasil ternak yang dipasarkan berupa ayam ,itik , merpati atau unggas lainnya , kadang ada juga kambing . Hewan besar seperti kerbau dan sapi mengambil tempat di pasar hewan yang mempunyai hari pasar tersendiri.
Selain hari pasaran , momen tertentu juga memicu pasar lebih ramai dari biasanya . Seperti mendekati lebaran saat ini , selain karena kebutuhan konsumtif warga Purworejo yang meningkat juga karena banyak perantau yang mudik ikut mengucurkan devisanya . “ Prepeg-an “ adalah ritual belanja sebelum lebaran , biasanya H-2 atau H-1 merupakan puncak dari transaksi dan pasar akan nampak overload pengunjung pada saat – saat seperti itu .
Anda mempunyai bisnis yang berhubungan dengan kebutuhan pokok warga kabupaten kami ?, dan ingin memperluas jaringan silahkan kunjungi kabupaten Purworejo . Walau tidak sebesar pasar Johar Semarang atau pasar Beringharjo Yogyakarta tapi ada beberapa pasar tradisional yang cukup reprensentatif seperti pasar Kutoarjo dan Pasar Baledono , pasar di kecamatan lain juga cukup bagus untuk dikunjungi .
Atau anda sebagai warga kabupaten , tapi saat ini sedang ada di rantau ? Jangan lupa sisihkan devisa anda untuk membantu ekonomi Purworejo lebih menggeliat dan bergairah saat ada kesempatan mudik . Jangan kuatir rupiah anda pasti diterima dan berlaku disemua pasar .
Sampai jumpa ...!!!
[ SELENGKAPNYA ]
Diposting oleh
Raf
di
07.19
8
komentar
Label: berita
Rabu, 10 September 2008
Purworejo di Media
Tak lama lagi, 7 hari jelang Idul Fitri & 7 hari setelah Idul Fitri Stasiun Kutoarjo akan banyak di sebut di media cetak & media elektronik.
Anehnya, bagi saya yang di perantauan, nama kota Purworejo tidak begitu di kenal di kalangan masyarakat perkotaan. Mungkin hal ini kurangnya media dalam memuat profil kota BERIRAMA itu.
Sebuah radio swasta yang jaringan gelombangnya bisa di dengarkan hampir seluruh penjuru negeri ini adalah Radio Elshinta, telah menempatkan reporternya di Purworejo.
Sehingga peistiwa-peristiwa penting di Purworejo akan segera pendengar ketahui dalam waktu bersamaan. Bukannya promosi, bagi sederek-sederek yang bisa dengarkan informasi dari jaringan radio ini di gelombang 90.00 FM.
[ SELENGKAPNYA ]
Diposting oleh
suparno jumar
di
12.32
6
komentar
Label: berita
Senin, 08 September 2008
NAIK SEPOR
Diposting oleh
GUNIDA
di
16.17
18
komentar
Label: cerita
Senin, 01 September 2008
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa
Kami mengucapkan SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1429 H kepada semua Blogger Purworejo yang menjalankannya dimanapun berada. Mari di bulan suci kita tingkatkan amal ibadah, menggapai taqwa meraih pahala. Sucikan diri, sucikan hati: menuju Fitri.
Mohon maaf bila ada kesalahan, baik komentar, email balasan, dll yang mungkin tidak berkenan.
Selamat Berpuasa
Blogger Purworejo Crew
*postingan ke-100
[ SELENGKAPNYA ]
Diposting oleh
meds
di
15.34
2
komentar
Label: lain2
BLOGGER PURWOREJO
- -- Sumedi : Personal Blog --
- A'a Gigih Blog
- Agung Pranoto
- Agus Grabag
- Ajissi BS
- Alamovic Blog
- Alfiatun Jenar Lor
- Anak Putune KH. Artonawi Rasukan
- Aris Priyantoro : Pituruh
- Budhi Setyawan
- Dani Usadi
- dr. Indro Saswanto, Sp. THT
- Eddy Prasetyo
- Eko Ari on Wordpress
- Fajar Iskandar
- Gudang Lo-Ker
- Indra Cah Ngombol
- Iwan Sugihartono
- kakang's Mubarak Online
- kenapa Tanya
- Kholik on BlogDetik
- Kuznia Nazer
- Mas Lilik: Moslem-Corner
- Mas Paijan
- Mas Togog
- Mas Tri (Cah Nakal)
- Mbah Suro
- meenote
- meika : Just Call me Ika
- RAF : Start with Nothing
- Sadat: Menuju Jalan Yang Terang
- Setiyo Bardono : Sastrawan
- Wahyu Handoko
- Wayah Bagelen
- Wiwin Blog : goresan pena maya
- Yudi Blog
Blog Komunitas
- Alumni STAN
- Alumni Teknik Mesin USU
- Bawana SMK 1Pwr
- Blogger PWR on Wordpress
- Forum Giritontro
- Forum Purworejokita
- Friendster SMANDA KTA
- GAMAPURI - IPB
- Gema Pembebasan Unand
- Lafadl Pustaka Yogya
- Nasionalisme Institute
- PB PMII
- PBHR SULSEL
- PMII UGM
- Relawan Desa: Mbangun Desa
- SMP 3 Purworejo (SMP 1 KTA) Blog
- Urban Poor Lingkage: UPlink.or.id
- WebLog SMA Pundong Bantul
Milist Purworejo
- obatstresspwr@yahoogroups.com, alumni SMA I angkatan 94
- thorjo@yahoogroups.com, milis piyantun thorjo
